Home / Berita / Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur di Kalangan Santri

Tumbuhkan Jiwa Entrepreneur di Kalangan Santri

Seminar Santri Entrepreneur bersama KKN Unisnu Jepara. (Foto: istimewa)

nujepara.or.id – Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kelompok 4 Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara adakan Seminar yang bertajuk Santri Entrepeneur di Aula Pesantren Darul Falah Amtsilati Bangsri Jepara pada Ahad (14/3) kemarin.

Seminar “Santri Entrepreneur” ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa entrepreneur di kalangan santri untuk menghadapi era 4.0 yang serba digital.

Pelaksanaan acara tersebut tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu dengan menerapkan 3M, memakai masker, mencuci tangan sebelum memasuki ruangan seminar dan menjaga jarak antar peserta.

Ketua Panitia KKN Tematik Kelompok 4, Khanifum Mushoffar mengatakan adanya seminar tersebut diharapkan para generasi muda, khususnya anak-anak tamatan Madrasah Aliyah / sederajat agar dapat memanfaatkan peluang untuk berwirausaha di era 4.0, sehingga dapat mengurangi presentase angka pengangguran.

Di tengah kondisi perekonomian yang tidak stabil ini para santri diharapkan dapat memiliki ide dan gagasan dalam berwirusaha.

“Untuk itu dibutuhkan pengetahuan dan kemampuan wirausaha yang dirintis sejak dini. Karena kemampuan berwirausaha akan timbul dan terasa melalui pengalaman-pengalaman, pelatihan maupun pendampingan kewirausahaan. Berwirausaha di masa pandemi menjadi salah satu pilihan yang tepat, namun harus dilakukan dengan lebih kreatif dan inovatif,” tambahnya.

Narasumber seminar, M. Rifqi Roosdhani mengatakan bahwa kita harus bisa mematahkan stigma mitos bahwa seorang pengusaha sukses itu karena sudah takdirnya dan memang bakat bawaan, berwirausaha itu karena faktor turunan, pengusaha sukses itu karena punya modal besar. Maka dari itu kita hendaknya mengasah skill dalam berwirausaha sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada.

Ketua Pengurus Pesantren, Husni Mubarok al Anshory menyambut baik diadakannnya seminar tersebut. “Semoga kegiatan ini bermanfaat!”

Acara tersebut diselenggarakan secara terbatas dengan diikuti 22 santri putra pesantren Darul Falah Amsilati. Dengan pembatasan kuota peserta tersebut untuk menjalankan program social distancing seperti yang selalu dianjurkan oleh pemerintah. Para peserta seminar tampak sangat antusias mengikuti acara tersebut hingga akhir. (cf)

Check Also

Ngopi Panas; Dari Penguatan Ekonomi, MoU Media Hingga Soal Sampah

Share this on WhatsApp Ngopi Panas, Ngolah Pikir Harapan Ansor. (Dok. Ansor Kedung) nujepara.or.id – …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.