Menu

Mode Gelap
UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan “Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

Kabar · 13 Mar 2016 15:38 WIB ·

Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman KH Muhsin Ali


 Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman KH Muhsin Ali Perbesar

pemakaman

Ribuan pelayat mengiringi jenazah KH Muhsin Ali ke pamakaman (Foto: Alba/nujepara.or.id)


JEPARA – Sejak kabar wafatnya KH Muhsin Ali, Bugel, Kedung, Jepara tersebar, banyak warga sekitar dan murid serta kolega datang ke rumah duka sejak tengah malam. Kiai Muhsin meninggal akibat stroke pada Jumat malam (11/03/2016). Wafat pada usia 74 tahun setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Islam Sultan Hadirin Jepara, Jumat pagi.
Dalam pantauan NUJepara, sebelum jenazah Kiai Muhsin dimandikan sekitar pukul sebelas malam, tratak dan kursi tamu sudah disiapkan pihak keluarga dan santri pondok. Ngaji khataman al-Qur’an langsung dimulai.
Rumah duka kian ramai dikunjungi para pelayat, dari pagi hari hingga menjelang pemakaman pada siang pukul 10.00 WIB. Jumlahnya mencapai ribuan. Banyak kiai, santri, siswa, pejabat, serta warga sekitar yang khidmah mengikuti penghormatan terakhir Kiai Muhsin.
Hadirin yang mengikuti takziyah harus bergantian untuk melakukan shalat janazah. Mushalla Pondok Pesantren al-Mustaqim peninggalan kiai Muhsin tidak cukup menampung jama’ah yang membludak.
Jenazah Kiai Muhsin dishalatkan para palayat hingga lebih dari 13 kali, yang, dalam setiap rombongan shalat jenazah jumlah jama’ahnya ratusan orang. “Saya tadi mendapat giliran shalat janazah yang ketujuh,” kata Rido, warga Bugel.
Bupati Jepara Ahmad Marzuki juga tampak hadir pada pagi sebelum acara pemberangkatan jenazah dimulai pukul 09.00 WIB.
Untuk menampung ratusan motor, lapangan Volly yang ada di dekat rumah mendiang, diambil alih oleh pasukan Banser jadi tempat parkir. Sementara, mobil diposisikan terparkir tertib sepanjang jalan kampung, dari Timur ke Barat. Mencari sejengkal untuk duduk, kesulitan. “Sesek Mas, saya berdiri saja,” kata salah satu pelayat.
Kiai Muhsin meninggalkan lima orang anak, sepuluh cucu dan satu cicit. Semua walad Kiai Muhsin Ali dari perkawainan dengan istri pertama, Hj. Mas’adah (alm). Sedangkan dari istri kedua, Hj. Maarfu’atin, tidak dikarunia keturunan.
Anak tertua Kiai Muhsin bernama Ning Elok Faiqoh, kemudian Ning Luluk Zahiroh, Gus Sholahuddin, Gus Habiburrohman dan Ning Nur Hidayah. Semua sudah berkeluarga dan dikarunia putra. Bahkan cucu pertama Kiai Muhsin, Nailis Sa’adah, sudah memiliki putra. Mereka inilah yang akan menjadi generasi penerus perjuangan Kiai Muhsin, yang sangat berpengaruh di Jepara itu.
Kiai Muhsin Ali dimakamkan Sabtu siang pukul 10.00 WIB di komplek pemakaman Sawit, Bugel, sekitar 100 meter dari rumah duka. Selamat jalan kiai Muhsin! Allahumma Ighfir Lahu, waj’alil jannata matswahu. Amin. (abd)

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

UNISNU Gelar Wisuda ke-26, Abbas dan Areeya asal Thailand Turut di Wisuda

17 April 2026 - 10:11 WIB

Membaca “Tanda Tangan” Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

16 April 2026 - 17:17 WIB

ILUSTRASI Membaca "Tanda Tangan" Semesta: Seni Menjemput Kepastian di Tengah Ketidakpastian

Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

16 April 2026 - 17:10 WIB

ILUSTRASI Mengalir Tanpa Batas: Mengubah Mentalitas Ember Menjadi Pipa Kelimpahan

“Nora Mambu Janma: Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

16 April 2026 - 14:50 WIB

ILUSTRASI Ketika Jempol Lebih Sibuk dari Telinga

Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

16 April 2026 - 14:42 WIB

ILUSTRASI Melampaui Kerumunan: Seni Melepaskan Beban Masa Lalu

Bahtsul Masail Jepara: Hukum Perda Miras dan Hiburan Malam, serta Kritik Matan Hadits yang Berselisih Fakta

15 April 2026 - 12:23 WIB

Trending di Bahtsul Masail