Muslimat NU Bangsri Resmi Dilantik

0
34
Ketua PC Muslimat NU, Hj. Noor Aini melantik pengurus PAC Muslimat NU Bangsri. (Foto: Dalhar)

nujepara.or.id – Jajaran Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat NU Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara dilantik Jumat (24/1) pagi. Acara dilaksanakan di Gedung MWCNU setempat dan dihadiri ratusan tamu undangan.

Selain dari Banom NU dan organisasi Muhammadiyah, hadir pula dari jajaran pemerintahan dari kecamatan, Kepala KUA, Kapolsek, dan Danramil Bangsri. Sekitar pukul 09.00 WIB acara pelantikan dimulai. Acara berjalan dengan khidmat. Lantunan kalimat thoyibah atau tahlil mengawali acara. Lagu kebangsaan Indonesia Raya dan mars organisasi menggema di ruang pelantikan. Bacaan tahlil dan lagu kebangsaan merupakan identitas warga nahdliyin.

Dalam sambutannya, Ketua MWCNU Bangsri, Kiai Ihsan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pengurus dan panitia acara yang telah menyukseskan acara. Terima kasih pula disampaikan kepada keluarga KH. Taufiqul Hakim, pengasuh Pesantren Darul Falah, dan semua pihak yang turut menyukseskan acara. “Kuncinya adalah persatuan di antara anggota organisasi,” katanya di hadapan ratusan peserta.

Sebelum melantik, Ketua Muslimat NU Cabang Jepara, Hj. Nur Aini menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus yang baru. Dalam waktu yang relatif singkat – kurang dari satu bulan – tim formatur telah menyelesaikan tugasnya dalam membentuk jajaran kepengurusan.

Dalam pelantikan, satu persatu jajaran pengurus Muslimat dipanggil dan mengikuti prosesi. Para pengurus ditanyakan kembali terkait dengan kesiapan untuk menjadi pengurus. Semua menjawab, bersedia. Secara umum acara berjalan lancar dan khidmat. Surat pengesahan kepengurusan diberikan dan cabang meminta agar pengurus segera menyusun program kerja selama lima tahun ke depan.

Sebagai mauidhah hasanah, Ketua PCNU Jepara, KH. Hayatun Nufus menyampaikan pentingnya lima hal dalam menjadi pemimpin. Kelimanya antara lain: melihat, mendengar, memperhatikan, merangkul, dan mengambil kebijakan. Kelimanya diuraikan dengan detail dengan beberapa contoh di organisasi.  

Usai acara, para pengurus melakukan pertemuan untuk menentukan jadwal koordinasi. Pertemuan berikutnya para pengurus harian akan mengadakan rapat kerja organisasi. Diharapkan ke depan Muslimat NU dalam lebih berdaya dan inovatif dalam program-programnya kepada masyarakat. (md)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.