Gandeng Kemenag, IPNU – IPPNU Jepara Gelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah

0
19

nujepara.or.id – Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) – Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kabupaten Jepara menggandeng Seksi Bimas Islam Kantor Kemenag Kabupaten Jepara menggelar Bimbingan Perkawinan Pra Nikah Remaja Usia Sekolah yang berlangsung di Aula Kemenag Jepara, Senin (28/9) pagi.

Kegiatan diikuti 30 peserta yang terdiri 15 pengurus PC IPNU dan 15 pengurus PC IPPNU Kabupaten Jepara. Hadir sebagai narasumber Fasilitator Pra Nikah Binhima Muhammad Burhan dan Imronah Hanani.

Ketua PC IPNU Jepara, Nurus Salam mengatakan kegiatan dilatarbelakangi tingginya angka dispensasi usia nikah dan perceraian di Kabupaten Jepara.

“Kegiatan ini dilatarbelakangi dari tingginya angka dispensasi usia pernikahan dan perceraian di Jepara yang tergolong tinggi,” katanya.

Berangkat dari latar belakang tersebut digelarlah dua agenda yakni Pencegahan Nikah Usia Dini dan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah.

Kegiatan Pencegahan Nikah Usia Dini sudah dilaksanakan beberapa waktu yang lalu serta dilaksanakan di 3 zona yakni Kecamatan Kalinyamatan, Kembang, dan Jepara.

“Setiap zona terdiri dari delegasi 5 – 6 Kecamatan di wilayah tersebut. Adapun pesertanya adalah siswa SMA batas maksimal usia 19 tahun,” tambahnya.

Ditambahkan, Kegiatan Pencegahan Nikah Usia Dini untuk pemateri dari Kemenag, Bimas Islam, juga dari Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK). “Sehingga peserta selain memperoleh pengetahuan dari sisi agama juga kesehatan,” tambah Salam.

Hal lain ditambahkan Ketua PC IPPNU Jepara, Wiwik Widayati. Diungkapkan Bimbingan Perkawinan Pra Nikah merupakan sosialisasi untuk kader IPNU – IPPNU yang akan menuju ke jenjang pernikahan.

“Menikah meski dianggap ‘remeh’ tapi hal ini sangat penting sebagai pondasi kader dalam mengarungi rumah tangga,” ungkapnya.

Pihaknya berharap kader yang sudah berumah tangga yang mengikuti aturan agama, kesehatan, dan lain sebagainya menjadi pionir untuk sosialisasi kepada kader-kader se-Kabupaten Jepara.

“Sehingga angka dispensasi nikah dan perceraian di Jepara bisa diminimalisir,” pungkasnya. (sm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.