FeistaR R-Lisa, Ajak Shalawat Bersama

0
12

nujepara.or.id – Radio R-Lisa Jepara bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Jepara menyelenggarakan Festival Sholawat Nabi at home di bulan Ramadhan tahun ini. Kegiatan tersebut didukung juga oleh PC Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) NU Jepara dan PC Lembaga Seni Budaya Muslim Indonesia (Lesbumi) NU Jepara.

Acara tersebut dilaksanakan untuk mengajak kepada masyarakat luas untuk tetap mensyiarkan shalawat nabi di bulan Ramadhan tahun ini dalam keadaan pandemi Covid-19 yang melanda seluruh negeri. Dengan slogan  “Menuju Globalisasi dan Tetap Religius” R-Lisa Jepara selama bulan Ramadhan ini tetap memberikan informasi, edukasi dan menyuguhkan acara bersifat religi.

Dengan Latar belakang disaat semuanya di rumah saja, tapi tetap terus berkarya. Ketika pandemi Covid-19, tidak menyurutkan niat untuk cinta kepada Nabi Muhammad SAW dengan bershalawat nabi. Serta memanfaatkan waktu dan teknologi informasi untuk media bershalawat.

Adapun tujuannya mengajak masyarakat untuk bershalawat dari rumah dengan memanfaatkan media dan teknologi. Di bulan Ramadhan tetap bisa beribadah walaupun hanya membaca shalawat.

FeistaR R-Lisa diikuti oleh 62 peserta yang tidak hanya dari Jepara saja, bahkan dari luar Jepara juga banyak yang ikut serta. Diantaranya ada dari Rembang, Pati, Purwodadi, Kendal. Bahkan ada beberapa peserta yang turut berpartisipasi dari Jakarta dan Banten.

Awal mula targetkan 30 peserta ternyata sampai masuk 62 peserta yang ikut dalam FeistaR tersebut. Dengan ketentuan mengirimkan video sholawat ke R-Lisa FM  Jepara maka video dari peserta akan di unggah YouTube R-Lisa FM Jepara. Dari video tersebut maka dengan memanfaatkan media sosial yang ada, peserta bisa membagikan kepada masyarakat luas.

“Alhamdulillah antusias peserta sangat luar biasa, walaupun kita masih dalam penyelenggaraan yang pertama tapi ada 62 peserta yang ikut serta dalam acara tersebut,” kata Manajer R-Lisa Fm, Dinda Kirana.

Dalam festival sholawat nabi kali ini, ada beberapa aspek penilaian secara kualitatif dan kuantitatif. Secara kualitatif yaitu vokal 30% terdiri dari suara, artikulasi dan perpaduan antara lagu dan musik. Kreativitas 20% terdiri dari musik dan variasi. Keunikan 30% terdiri dari video, lighting dan bloking serta penampilan. Adapun nilai kuantitatif 20% yang dihitung adalah like komen dan jumlah tayang di youtube. Dari sejak video diunggah sampai batas berakhirnya masa penilaian oleh tim dewan juri.

Juara 1,2 dan 3 ditentukan berdasarkan nilai kualitatif dan kuantitatif, berdasarkan pada hasil video yang disertakan dan kepopuleran di YouTube R-Lisa FM Jepara. Baik secara like komen dan jumlah tayang di masing-masing peserta. Untuk juara favorit berdasar pada jumlah disukai dan jumlah tayang sedangkan video terunik berdasarkan pada keunikan serta kreativitasnya.

Adapun Juara 1 diraih oleh Alhasaniyah total nilai 811, juara 2 Al Wahyu Smansara 796, juara 3 Ma’sum & Filbait 763, untuk juara favorit Fatayat NU Jepara dengan Like terbanyak 687. serta juara video terunik Majlis An Nahdliyah yang menampilkan terkait pandemi Covid-19 dengan judul lagu Sholawat Anti Corona. (ms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.