Home / Berita / Unisnu Jepara Lepas 475 Wisudawan

Unisnu Jepara Lepas 475 Wisudawan

nujepara.or.id – Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menyelenggarakan Wisuda Ke-12, Selasa (30/4) di Gedung Wanita RA Kartini Jepara, Jalan HOS Cokroaminoto Jepara. Wisuda diikuti 475 wisudawan, terdiri dari 463 wisudawan Strata Satu (S-1), dan 12 wisudawan Strata Dua (S-2).

Wisudawan strata satu berasal dari 16 program studi, yaitu Hukum Keluarga Islam (Ahwal Syakhshiyyah) (16 orang), Perbankan Syari`ah (7 orang), Pendidikan Agama Islam (81 orang), Pendidikan Bahasa Inggris (24 orang), Komunikasi dan Penyiaran Islam (10 orang), Manajemen (84 orang), Akuntansi (146 orang), Ekonomi Islam (24 orang), Teknik Industri (4 orang), Teknik Elektro (4 orang), Teknik Sipil (11 orang), Teknik Informatika (21 orang), Sistem Informasi (5 orang), Desain Produk (12 orang), Desain Komunikasi Visual (10 orang), dan Budidaya Perairan (4 orang). Adapun wisudawan strata dua berasal dari satu program studi, yaitu Manajemen Pendidikan Islam (12 orang).

Hingga April 2019, Unisnu Jepara telah mewisuda 8.840 mahasiswa, terdiri dari 645 wisudawan Fakultas Syariah dan Hukum, 4.255 wisudawan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 258 wisudawan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, 2.740 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 723 Fakultas Sains dan Teknologi, dan 219 Program Pascasarjana.

Dalam Sambutannya, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VI Jawa Tengah, Dwi Yuwono Puji Sugiharto yang akrab dipanggil Prof DYP memotivasi para wisudawan agar jangan pernah merasa inferior sebagai lulusan perguruan tinggi swasta (PTS), karena penentu kualitas bukanlah negeri atau swasta, melainkan status akreditasinya.

“Unisnu Jepara telah terakreditasi B dan menerapkan aplikasi penomoran ijazah nasional (PIN) dan Sistem Verifikasi Ijazah Elektronik (SIVIL), dengan demikian maka lulusan Unisnu Jepara telah memenuhi azas legalitas dan memiliki kualitas yang sama dengan perguruan tinggi negeri,” imbuh Prof DYP.

Rektor Unisnu Jepara, H Sa’dullah Assa’idi berpesan kepada para wisudawan agar membudayakan hidup jujur, yang didasarkan pada pribadi cerdas yang diikuti dengan kebiasaan membaca dan meneliti problematik kehidupan, juga dia dituntut menjadi figur terpercaya.

“Dalam kehidupan di masyarakat, alumni Unisnu Jepara harus berkiprah secara adil yaitu bersikap proporsional dan obyektif, saling menolong, istiqamah atau konsisten dengan menjunjung toleransi dan tampil secara moderat, tidak berat sebelah selalu berpikir dan melangkah dengan seimbang,” ujarnya.

Sa’dullah menambahkan bahwa seiring dengan prestasi Unisnu Jepara yang telah ditetapkan Menristek Dikti sebagai Peringkat Keempat Perguruan Tinggi NU Terbaik di Indonesia, niscaya dijaga oleh seluruh sivitas akademika, utamanya para alumni yang berkiprah dimasyarakat. “Setiap kiprah alumni akan menjadi cerminan citra kampus, sehingga menjaga nama baik almamater, tidak hanya wajib bagi mahasiswa, tetapi juga bagi alumni,” pungkasnya.

Ketua Panitia Wisuda, Nur Rohman menyampaikan bahwa para wisudawan akan menyerahkan sumbangan bagi perpustakaan Unisnu Jepara untuk memperkaya koleksi pustaka. “Unisnu Jepara telah memiliki gedung perpustakaan yang sangat representatif dan baru saja diresmikan oleh Menristek Dikti, H Mohamad Nasir beberapa waktu yang lalu,” ujar Nur Rohman yang juga Kepala Biro Administrasi Akademik ini. 

Wisudawan Asal Mesir

Ada yang spesial dari wisuda ke-12 itu. Pasalnya kali pertama Unisnu Jepara mewisuda mahasiswa asing Mohamed Atef Ezzat Amin, asal Giza, Mesir. Wisudawan kelahiran Giza, 4 April 1979 itu masuk pada tahun 2015 silam. Ia menempuh studi pada program magister Prodi Manajemen Pendidikan Islam dan menulis tesis berjudul “Manajemen Pengembangan Bakat Pada MTs Yambuul Qur’an Menawan Kudus,” dan berhasil lulus dengan predikat Sangat Memuaskan.

Rektor Unisnu Jepara memberikan apresiasi khusus kepada Atef saat menyampaikan sambutan. Ia menyatakan bahwa keberadaan mahasiswa asing di Unisnu Jepara telah menjadi inspirasi tersendiri dan niscaya menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Jepara untuk melanjutkan studi di hingga perguruan tinggi.

“Jika mahasiswa asing yang datang dari jauh saja percaya untuk menempuh studi di Unisnu Jepara, maka masyarakat Jepara sebagai orang terdekat tidak perlu jauh-jauh untuk kuliah, karena Unisnu Jepara telah memiliki kualitas yang sama dengan perguruan tinggi besar di luar daerah,” tambah Sa’dullah. Selain Mahasiswa asal Mesir, saat ini di Unisnu Jepara juga terdapat delapan mahasiswa asing dari Thailand yang menempuh kuliah di 3 Program Studi yang ada di Unisnu Jepara, yakni 6 mahasiswa di Prodi Pendidikan Agama Islam, 1 mahasiswa di Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, dan 1 mahasiswa di Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam.  (ip)

Check Also

Sosmed, Media Paling Mudah untuk Berdakwah

Share this on WhatsApp Direktur NU Online, Savic memaparkan materi dalam Seminar Nasional yang diadakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *