Home / Berita / Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa

Pengurus NU Diminta Aktif dalam Pembangunan Desa

SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam
SUASANA pelantikan pengurus NU Desa Bringin Kecamatan Batealit, Jepara, di Balai Desa Bringin, Senin (25/7) malam

JEPARA – PCNU Jepara melantik pengurus Ranting NU Desa Bringin Kecamatan Batealit masa khidmah 2015-2020, Senin (25/7) malam.  Pelantikan dilaksanakan di Balai Desa Bringin dihadiri para pengurus NU dan badan otonom tingkat cabang, pengurus MWC NU juga camat Batealit dan warga Desa Bringin.

Ketua Tanfidziyah PCNU KH Hayatun Abdullah hadziq (Gus Yatun) melantik pengurus baru tersebut, disaksikan pula Camat Bringin Bambang Lelono.

Kegiatan yang dikemas dalam acara  halalbihalal ini juga melantik pengurus badan otonom NU yaitu  Gerakan Pemuda (GP) Ansor NU, IPNU dan IPPNU Ranting Desa Bringin yang dilaksanakan oleh masing-masing pimpinan cabang kedua Banom tersebut.

Ahmad Rifa’i, ketua Tanfidziyah NU Ranting Bringin, dalam sambutannya mengatakan, selama20 tahun lebih warga NU tidak ada yang mengurus. Dia mengharapkan kehadiran PCNU mampu mendukung pengurus yang baru untuk lebih semangat dalam berkiprah di masyarakat.

Sedangkan Penjabat Petinggi Bringin, Abdul Syukur, menyambut baik kepengurusan NU ini. Dia mengajak pengurus NU dan banomnya aktif terlibat dalam proses pembangunan Desa Bringin. Hal senada juga disampaikan oleh Camat Batealit Bambang Lelono. Karena alokasi anggaran untuk desa yang besar dibutukan partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan. Sehingga hasil dari penyerapan anggaran ini dapat dirasakan manfaatnya oleh warga.

Gus Yatun merasa bangga atas kesadaran berorganisasi warga NU Desa Bringin. Menurutnya, tanpa adanya kesadaran ini tidak akan terbentuk kepengurusan NU dan banomnya. “Tidak ada di dunia ini organisasi yang ngurusi warganya sejak sebelum lahir sampai meninggal di dunia selain jamiyah NU,” kata Gus Yatun.

Ia juga mengajak para orang tua agar mengenalkan NU kepada anak-anak. Karena benteng akidah ahlussunnah wal jamaah di negeri ini salah satunya adalah NU. “Jika anak-anak tidak kenal NU maka jangan harap nanti ada yang mengirim Surat Alfatihah, mendoakan saat orang tuanya semua di alam kubur,” ucapnya.

Kegiatan di Bringin ini diakhiri pengajian umum dalam rangka halalbihalal, menghadirkan KH Abdul Wahid dari Pati. (Ulul Abshor/ms)

Check Also

PD Muhammadiyah – PCNU Jepara : Tidak Benar Berita Pengusiran Santri di Karimunjawa

Share this on WhatsAppJepara – Menyikapi isu di media sosial dan media online provokatif terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *