Home / Pojok Bola / Liverpool Bagai Mengulang Sejarah Hebat Istambul 2005

Liverpool Bagai Mengulang Sejarah Hebat Istambul 2005

logo europa leagueLIVERPOOL – Laga dramatis tersaji di Anfield, kala Liverpool menjamu Borussia Dortmund dalam laga leg 2 perempat final Liga Europa. Sempat tertinggal, Liverpool berhasil menumbangkan Dortmund dengan skor 4-3, Jumat (15/4) dini hari WIB.
Laga dramatis tersebut mengingatkan kisah come back Liverpool terhebat saat menghadapi AC Milan dalan final Liga Champions 2005 di Istambul, Turki. Dalam pertandingan dimainkan di Atatürk Olympic StadiumIstanbul, itu Liverpool sempat tertinggal 0-3, namun akhirnya mampu menyamakan skor menjadi 3-3 dan berakhir imbang 3–3, dana memaksakan pertandingan harus melalui perpanjanga waktu dan adu penalti. Saat adu penalti Liverpool menang adu penalti 3–2.
Kejadian 2005 itu sering menumbuhkan spirit Liverpool dalam momentum krusial, termasuk yang tersaji di babak perempat final Liga Europa (kasta kedua di Eropa setelah Liga Champions), sebagaimana terjadi Kamis dinihari. Pelatih anyar Liverpool Juergen Klopp pun dibikin ketar ketir di tepi lapangan.
Di awal babak pertama, Liverpool sempat dikejutkan oleh dua gol cepat yang dibuat Dortmund hanya dalam waktu 10 menit.

Gol pertama Dortmund dibuat oleh Henrikh Mkhitaryan saat laga baru berjalan lima menit. Gelandang asal Armenia ini mampu memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Pierre-Emerick Aubameyang.

Hanya berselang empat menit dari gol Mkhitaryan, giliran Aubameyang yang membobol gawang Simon Mignolet. Bomber asal Gabon ini mampu memaksimalkan umpan terukur Marco Reus untuk menggandakan keunggulan tim tamu.

Mengalami defisit dua gol, Liverpool mampu mencetak gol saat babak kedua baru berjalan tiga menit. Adalah penyerang muda, Divock Origi, yang mampu menaklukkan Roman Weidenfeller.

Pemain 20 tahun ini mampu menuntaskan umpan terobosan Emre Can, dengan sebuah sepakan mendatar ke sudut kanan gawang Weidenfeller.

Liverpool memang mampu memperkecil ketinggalan setelah gol Origi. Akan tetapi, Dortmund justru mampu memperbesar keunggulannya lewat gol yang dicetak Marco Reus menit 57.

Dengan sempurna, Reus mampu menuntaskan umpan terobosan yang disodorkan Mats Hummels. Skor 3-1 bagi Dortmund.

Pertandingan kian memanas. Liverpool kembali mampu memperkecil ketinggalannya lewat gol Philippe Coutinho di menit 66. Coutinho sukses menuntaskan kerja sama satu dua dengan James Milner, lewat sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti.

Laga kian dramatis, saat Mamadou Sakho mampu membawa Liverpool menyamakan kedudukan. Sakho mencetak gol di menit 78, dan membuat skor menjadi imbang 3-3.

Drama benar-benar terjadi. Defender Liverpool, Dejan Lovren, berhasil mencetak gol di menit injury time, sekaligus membalikan situasi menjadi 4-3. Memanfaatkan assist Milner, tandukkan Lovren meluncur deras ke gawang tanpa bisa dihalau Weidenfeller.

Gol Lovren menjadi penentu kemenangan Liverpool atas Dortmund. Berkat kemenangan ini, Liverpool berhak melaju ke babak semifinal Liga Europa dengan kemenangan agregat 5-4. (ms)

Check Also

UEFA Champions League

Barca Terima “Kutukan” 24 Musim Si Kuping Lebar

Share this on WhatsAppMADRID – FC Barcelona tersingkir dari ajang Liga Champions setelah kalah agregat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *