Home / Berita / Lakmud Pac Ipnu Ippnu Welahan, Gairahkan Kembali Ranting Dan Komisariat

Lakmud Pac Ipnu Ippnu Welahan, Gairahkan Kembali Ranting Dan Komisariat

Foto Bersama Lakmud Pac Ipnu Ippnu Welahan
Foto Bersama Lakmud Pac Ipnu Ippnu Welahan

JEPARA- Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (PAC IPNU IPPNU) Kecamatan Welahan Jepara mengadakan kegiatan Latihan Kader Muda (Lakmud) di Mts Nahdlatus Syibyan Kalipucang Kulon Welahan Jepara pada 27-28 Februari 2016. Kegiatan yang mengambil tema “Militansi Kader IPNU IPPNU Dalam Tantangan di Era Globalisasi” diikuti oleh 25 peserta yang merupakan delegasi dari 5 ranting yaitu Teluk Wetan, Sidigede, Brantak Sekarjati, Kalipucang Wetan dan Gidangngelo.

Ketua Panitia Lakmud, Nur Ahmad Shiddiq mengatakan, Materi yang disampaikan dalam Lakmud adalah Aswaja, Ke-NU-an, Ke-IPNU IPPNU-an, Analisis SWOT, Networking Lobying, Kepemimpinan dan Tehnik Persidangan. Ia juga menambahkan kegiatan Lakmud merupakan progam kerja dari PAC IPNU IPPNU Welahan periode 2014-2016 yang bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pengkaderan bagi ranting-ranting yang ada diwilayah kecamatan Welahan. “Lakmud ini untuk mencari generasi yang akan datang, yang nantinya akan diambil untuk menjadi pengurus PAC. Pengurus yang tidak hanya mau menjadi pengurus saja, tapi militan mau ikut mengurusi organisasi” Tambah Shiddiq.

“Harapan kami hasil dari Lakmud 2016 adalah mampu mencetak kader-kader NU yang tidak hanya kuat dalam agama saja tapi kuat dalam strukturalnya. Disamping itu juga untuk mempersiapkan kader dari PAC yang akan didelegasikan untuk mengikuti Latihan Kader Utama (Lakut) PC IPNU IPPNU Kabupaten Jepara yang akan dilaksanakan maret mendatang” kata Fahrudin Ketua PAC IPNU Welahan. Ia juga berharap IPNU IPPNU tetap eksis dan mampu menggairahkan kembali ranting-ranting yang vakum di Kecamatan Welahan. (NU)

Check Also

PD Muhammadiyah – PCNU Jepara : Tidak Benar Berita Pengusiran Santri di Karimunjawa

Share this on WhatsAppJepara – Menyikapi isu di media sosial dan media online provokatif terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *