Home / Berita / Dr. Sa’dullah, Rektor Unisnu 2016-2020

Dr. Sa’dullah, Rektor Unisnu 2016-2020

Rektor Unisnu 2016Jepara – Dr. Sa’dullah Assaidi dilantik sebagai Rektor Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara periode 2016-2020 di Gedung Haji komplek kampus setempat, Sabtu (30/4) kemarin. Berdasarkan surat keputusan yayasan nomor 59/SK/YAPTINU/IV/2016 memberhentikan dengan hormat Prof. Dr. H. Muhtarom H.M. sebagai Rektor atas dasar permintaan yang bersangkutan karena alasan kesehatan dan usia, dan mengangkat rektor baru yang sebelumnya menjabat sebagai wakil rektor I sebagai penggantinya.

Pelantikan dihadiri oleh pengurus YAPTINU, Bupati Jepara, pengurus PCNU, Koordinator Kopertis VI dan Kopertais X Jawa Tengah, Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi sekitar serta seluruh Dekanat, Dosen dan Karyawan di lingkungan UNISNU Jepara.

Prof. Dr. H. Muhtarom H.M. yang diangkat sebagai Rektor UNISNU sejak awal mulai berdirinya tahun 2013 dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantunya dalam menjalankan tugas jabatan rektor, sekaligus memohon maaf karena tidak dapat menyelesaikannya sampai akhir masa jabatan, yaitu sampai tahun 2017 nanti.

Dalam sambutan perdananya sebagai rektor UNISNU, Sa’dullah mengatakan bahwa serah terima estafet kepemimpinan rektor ini diharapkan menjadikan UNISNU lebih baik lagi. Serta mengajak seluruh sivitas akademika menjadi insan yang disiplin, kreatif, dan produktif demi kemajuan institusi. Bimbingan dari Kopertis VI dan Kopertais X Jawa Tengah sangat dibutuhkan, seperti yang sudah diberikan selama ini. “Di masa Prof. Muhtarom saya sudah banyak belajar dari beliau tentang tata kelola yang baik, semoga amanat ini dapat diembannya dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Kebangkitan UNISNU

Ketua YAPTINU Jepara KH. Ali Irfan setelah melantik rektor yang baru, berjanji akan mengajak para pengurus yayasan untuk bekerja sama membangun kampus UNISNU menjadi besar dan mampu bersaing dengan perguruan tinggi lain serta mencetak generasi muda yang cendekia dan berakhlaqul karimah. Pihaknya juga berharap bisa bekerjasama dengan seluruh pihak yang ingin bersama-sama membangun Universitas satu-satunya di Jepara itu menjadi semakin lebih baik lagi.

Dalam sambutan Bupati Jepara, KH. Ahmad Marzuqi mengapresiasi dan mengucapkan banyak terima kasih kepada Prof. Muhtarom atas kerjasamanya selama ini dengan Pemkab Jepara. Dan berharap pada rektor baru, agar kerjasama yang terjalin baik selama ini terus ditingkatkan. “Karena saya juga mendapat amanat guru saya Mbah Sahal (red : KH. Sahal Mahfudh) untuk ikut nguri-ngruri UNISNU,” tandasnya.

Selain itu sambutan juga disampaikan oleh Koordinator Kopertis dan Kopertais, yang mana berpesan kepada rektor baru Dr. Sa’dullah untuk terus bekerjasama dalam meningkatkan segala potensi yang dimiliki UNISNU. Baik meningkatkan SDM ataupun bidang akademik.

Koordinator Kopertis Wilayah VI memberikan 6 “pekerjaan rumah” kepada rektor baru agar UNISNU terus bisa berkembang maju. Dimulai dari penguatan leadership, mengaktifkan mahasiswa yang berstatus nonaktif, penambahan dosen bergelar doktor, peningkatan jumlah dosen yang memiliki jabatan fungsional, mengusahakan terbitnya SK izin pembukaan prodi PGPAUD dan PGSD, serta pengajuan akreditasi institusi paling lambat akhir tahun 2017.

Khusus untuk peningkatan jumlah dosen Unisnu yang memiliki jabatan fungsional, Kopertis Wilayah VI siap membantu dan memberikan pelatihan. “Regulasi pendidikan tinggi yang dinamis mengharuskan rektor baru harus cermat,” ujar Koordinator Kopertais Wilayah X Jateng, Prof. Dr. Muhibbin dalam sambutannya.

Dosen dan karyawan tidak lupa memberikan sambutan, dalam kesempatan ini diwakili Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Drs. Akhirin Ali, M.Ag.  Acara ditutup dengan pemberian cinderamata dari YAPTINU dan salah seorang mahasiswa kepada rektor lama, serta pemberian ucapan selamat kepada rektor baru. (nif/AM)

Check Also

PD Muhammadiyah – PCNU Jepara : Tidak Benar Berita Pengusiran Santri di Karimunjawa

Share this on WhatsAppJepara – Menyikapi isu di media sosial dan media online provokatif terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *