Home / Banser / Diklatsus Bagana Banser Jepara: Siap Tanggap Bencana

Diklatsus Bagana Banser Jepara: Siap Tanggap Bencana

Peserta Dikaltsus Bagana Jepara bersiap-siap melakukan survival dengan lokasi yang telah ditentukan di Desa Papasan, Bangsri.
Peserta Diklatsus Bagana Jepara bersiap-siap melakukan survival di Papasan, Bangsri.

PAPASAN – Pendidikan dan Latihan Khusus (Diklatsus) Banser Tanggap Bencana (Bagana) dilaksanakan selama tiga hari sejak Jum’at hingga Ahad (26–28 Pebruari 2016). Kali ini bertempat di Papasan, Bangsri, Jepara, wilayah desa di lereng kaki gunung Muria yang memiliki lahan tebing curam, jurang dalam dan sungai yang deras.

Kepala Satkorcab Banser Kabupaten Jepara Arif Mustofa ST mengatakan, Diklatsus Bagana ini merupakan angkatan ketiga yang diikuti oleh 48 orang peserta.

“Pendidikan dan latihan ini penting bagi anggota Bagana karena bekal pengetahuan, keterampilan dan sikap bagi seorang relawan harus terbentuk dari awal. Sehingga dalam melaksanakan tugas kemanusiaan akan memiliki kompetensi dan integritas. Bagana adalah satuan khusus Banser yang merupakan tenaga inti GP. Ansor, dan Ansor adalah penolong. Jadi sewajarnya dan menjadi kewajiban bagi anggota Bagana untuk menolong sesama manusia,” kata Arif Mustofa.

Kegiatan dimulai pada Jum’at, 26 Pebruari 2016, di lapangan Balai Desa Papasan yang secara resmi dibuka oleh Ketua PC GP. Ansor Kabupaten Jepara, M Kholil, S.Ag dan dihadiri oleh segenap jajaran pengurus PC GP. Ansor dan Satkorcab Banser Kabupaten Jepara. Istimewanya, setelah pembukaan, Ketua PCNU Kabupaten Jepara, KH. Hayatun hadir langsung melakukan inspeksi beserta rombongan.

Kegiatan ini didampingi oleh instruktur dari Satkornas Bagana selama tiga hari. Di samping memberikan materi ke-bagana-an, instruktur juga mereview seluruh rangkaian diklat. Dari sini diharapkan akan ada acuan pelaksanaan hasil kegiatan untuk peserta Diklatsus, sehingga tidak salah arah untuk mencapai tujuan nantinya.

Satkorwil Banser Propinsi Jawa Tengah juga hadir mengisi materi ke-Banser-an. Rangkaian kegiatan diklat sangat menarik karena melibatkan beberapa unsur pengelola kebencanaan seperti BPBD, PMI, SAR dan relawan lainnya yang ikut mengisi materi, membantu pelaksanaan diklat serta memberikan bantuan, antara lain tenda, dapur umum, angkutan truk, ambulan dan perlengkapan pelatihan. Dari dapur umum itu, peserta mendapatkan konsumsi selama acara.

Ketua Ansor Jepara M Kholil berpesan agar Bagana selalu siap siaga berperan aktif dalam setiap kejadian bencana yang sewaktu-waktu terjadi di masyarakat sekitar Jepara. (alba/abd)

Check Also

PD Muhammadiyah – PCNU Jepara : Tidak Benar Berita Pengusiran Santri di Karimunjawa

Share this on WhatsAppJepara – Menyikapi isu di media sosial dan media online provokatif terkait …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *