Home / Pojok Bola / Barca Terima “Kutukan” 24 Musim Si Kuping Lebar

Barca Terima “Kutukan” 24 Musim Si Kuping Lebar

UEFA Champions LeagueMADRID – FC Barcelona tersingkir dari ajang Liga Champions setelah kalah agregat 2-3 dari Atletico Madrid di Vitence Calderon. Klub Catalan itu menelan kekalahan 0-2 dari tuan rumah dalam babak perempat final, Kamis dinihari. Atletico melaju ke semifinal ke semifinal karena di pertemuan pertama hanya kalah 1-2 di Camp Nou.
Barca yang berstatus sebagai juara bertahan, melanjutkan kisah pedih sebagaimana klub-klub lain yang berstatus serupa dan harus tersingkir. Dalam sejarah Liga Champions, juara bertahan belum pernah ada yang tampil sebagai juara di musim berikutnya. Barca yang musim lalu keluar sebagai juara setelah di final menundukkan Juventus menerima “kutukan” yang sudah berlangsung selama 24 musim tersebut.

Dalam pertandingan dinihari tadi, Barcakalah lewat dua gol Antoine Griezmann. Pemain berkebangsaan Prancis itu mencetak gol melalui sundulan pada babak pertama, dan menggandakannya lewat titik penalti di babak kedua. Penalti diberikan lantaran Andres Iniesta henadsball di kotak terlarang.

Dalam laga tersebut, trio Lionel Messi, Neymar dan Suarez gagal menyumbangkan gol. Bahkan Messi tak melepas assist. Hanya sedikit peluang didapat Barca. Bagi Messi ini adalah paceklik  gol terburuk sejak April 2010.
Musim ini, Messi tampil pada 452 menit tanpa mencetak gol. Pemain asal  Argentina itu sedang mengincar gol ke-500 untuk Barca, namun masih terkunci di angka 499 sejak 16 Maret lalu saat ia mencetak gol ke gawang Arsenal  di Liga Champions. Setelah itu, Messi tampil di lima pertandingan beruntun tanpa gol, yaitu menghadapi Villareal, Real Madrid, Real Sociedad, dan dua  kali ketemu Atletico. Rekor terburuk Messi paceklik gol  terjadi 2010 yakni 474 menit.

Kemandulan Messi bersamaan dengan menurunnya performan Barca dalam beberapa pertandingan terakhir, terlebih di laga-laga krusial. Kali ini tersingkir di Liga Champions, dan di La Liga pun kini Atletico memangkas jarak menjadi tiga poin dan empat poin dari peringkat ketiga, El Real. Dua pekan lalu, Messi cs masih unggul delapan poin dari Atletico dan 11 poin dari Madrid. Barca masih berpeluang memenangi dua trofi. Selain di liga, juga kini tengah menantikan final Copa del Rey melawan Sevilla  yang akan dimainkan Mei mendatang. Capaian Barca musim ini jelas menurun dibanding musim lalu yang menggenggam treble.

Bayern Melaju

Sementara itu Bayern Munchen mengulangi pencapaian musim lalu dengan lolos ke semifinal Liga Champions usai bermain imbang 2-2 kontra Benfica dalam laga leg kedua perempat final yang digelar di Estadio da Luz, Kamis (14/4) dinihari WIB.

Sempat tertinggal lewat gol Raul Jimenez, Bayern berbalik memimpin berkat sumbangan Arturo Vidal dan Thomas Muller. Benfica memang memaksakan hasil menjadi imbang melalui tendangan bebas Anderson Talisca, namun hasil ini tetap membuat Bayern berhak lolos dengan skor agregat 3-2.
Benfica langsung menebar ancaman begitu laga dimulai. Sayang beberapa peluang yang mereka peroleh masih belum mampu dikonversi menjadi gol.
Usaha Benfica akhirnya membuahkan hasil di menit 27 setelah Jimenez sukses menaklukkan Manuel Neuer lewat sundulan meneruskan assist brilian Eliseu.

Gol ini jelas memompa semangat tuan rumah. Di menit 31, Benfica bisa saja unggul 2-0 andai peluang emas Jimenez tak digagalkan Neuer.

Alih-alih menambah gol, Benfica justru kebobolan di menit 39 lewat gol Vidal, Bola crossing Philipp Lahm masih bisa dihalau, namun bola rebound langsung dihajar Vidal dengan tembakan voli dari luar kotak penalti yang meluncur mulus ke gawang yang sudah kosong. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.

Kembali dari kamar ganti, kedua tim tetap mempertahankan tempo tinggi. Meski demikian, justru Bayern yang sukses berbalik memimpin lewat gol Muller meneruskan umpan sundulan Javi Martinez di menit 52.

Bayern memiliki peluang emas untuk menjauhkan keunggulan di menit 60, sayang usaha Douglas Costa masih digagalkan tiang gawang.

Benfica yang belum mau menyerah begitu saja sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 di menit 76 lewat gol tendangan bebas cantik Talisca.

Masuknya Talisca memang benar-benar membuat penyerangan Benfica lebih hidup. Sayang peluang emas yang ia dapat di menit 86 masih gagal menjadi gol. Skor 2-2 pun bertahan hingga laga usai.
Sebelumnya, Manchester City dan Real Madrid memastikan ke semifinal terlebih dahulu. Undian laga semifinal akan berlangsung Jumat besok. (ms)

Check Also

Liverpool Bagai Mengulang Sejarah Hebat Istambul 2005

Share this on WhatsAppLIVERPOOL – Laga dramatis tersaji di Anfield, kala Liverpool menjamu Borussia Dortmund …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *